Tampilkan postingan dengan label matkul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matkul. Tampilkan semua postingan

UU ITE

Dear Worlds,

Setelah mendapat 'cabe pedas' dari Ibu Dosen Etika, berikut saya sampaikan petikan UU ITE.
Untuk Ibu Dosen, terima kasih untuk sarannya.

Untuk Ibu Dosen, terima kasih untuk sarannya.
:D
Baca SelengkapnyaUU ITE

Cyber Crime di Indonesia

Hallo all, kali ini Mr. Didiks akan membahas mengenai cyber crie yang ada di Indonesia.
Cekidot !

a. Pencurian Account User Internet
Merupakan salah satu dari kategori Identity Theft and Fraud (pencurian identitas dan penipuan), hal ini dapat terjadi karena pemilik user kurang aware terhadap keamanan di dunia maya, dengan membuat user dan password yang identik atau gampang ditebak memudahkan para pelaku kejahatan dunia maya ini melakukan aksinya.

b. Deface (Membajak situs web)
Metode kejahatan deface adalah mengubah tampilan website menjadi sesuai keinginan pelaku kejahatan. Bisa menampilkan tulisan-tulisan provokative atau gambar-gambar lucu. Merupakan salah satu jenis kejahatan dunia maya yang paling favorit karena hasil kejahatan dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat.

c. Probing dan Port Scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan “port scanning” atau “probing” untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya.

d. Virus dan Trojan
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Trojan adalah sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. 

e. Denial of Service (DoS) attack
Denial of Service (DoS) attack adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Baca SelengkapnyaCyber Crime di Indonesia

Cyber Crime

1. Pengertian
Cybercrime adalah tindakan pidana kriminal yang dilakukan pada teknologi internet (cyberspace), baik yang menyerang fasilitas umum di dalam cyberspace ataupun kepemilikan pribadi. Cybercrime dapat didefinisikan pula sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.

The Prevention of Crime and The Treatment of Offlenderes di Havana, Cuba pada tahun 1999 dan di Wina, Austria tahun 2000, menyebutkan ada 2 istilah yang dikenal:

a. Cybercrime dalam arti sempit disebut computer crime, yaitu prilaku ilegal/ melanggar yang secara langsung menyerang sistem keamanan komputer dan/atau data yang diproses oleh komputer.
b. Cybercrime dalam arti luas disebut computer related crime, yaitu prilaku ilegal/ melanggar yang berkaitan dengan sistem komputer atau jaringan.

2. Motif

Motif pelaku kejahatan di dunia maya (cybercrime) pada umumnya dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu : Motif pelaku kejahatan di dunia maya (cybercrime) pada umumnya dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu: 

a. Motif intelektual, yaitu kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan pribadi dan menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan mengimplementasikan bidang teknologi informasi. Kejahatan dengan motif ini pada umumnya dilakukan oleh seseorang secara individual.
b. Motif ekonomi, politik, dan kriminal, yaitu kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu yang berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik pada pihak lain. Karena memiliki tujuan yang dapat berdampak besar, kejahatan dengan motif ini pada umumnya dilakukan oleh sebuah korporasi.

3. Penyebab

a. Faktor Teknis

Dengan adanya teknologi internet akan menghilangkan batas wilayah negara yang menjadikan dunia ini menjadi begitu dekat dan sempit. Saling terhubungnya antara jaringan yang satu dengan yang lain memudahkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Kemudian, tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan pihak yang satu lebih kuat daripada yang lain.

b. Faktor Sosial ekonomi

Cybercrime dapat dipandang sebagai produk ekonomi. Isu global yang kemudian dihubungkan dengan kejahatan tersebut adalah keamanan jaringan. Keamanan jaringan merupakan isu global yang muncul bersamaan dengan internet. Sebagai komoditi ekonomi, banyak negara yang tentunya sangat membutuhkan perangkat keamanan jaringan. Melihat kenyataan seperti itu, Cybercrime berada dalam skenerio besar dari kegiatan ekonomi dunia.

4. Jenis Cyber Crime

a. Sebagai tindak kejahatan Murni

Kejahatan terjadi secara sengaja dan terencana untuk melakukan perusakan, pencurian, tindakan anarkis terhadap sistem informasi atau sistem komputer. (tindak kriminal dan memiliki motif kriminalitas) dan biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan. Contoh Kasus: Carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet, Pengirim e-mail anonim yang berisi promosi (spamming).

b. Sebagai tindak kejahatan Abu-abu (tidak jelas)
Kejahatan terjadi terhadap sistem komputer tetapi tidak melakukan perusakan, pencurian, tindakan anarkis terhadap sistem informasi atau sistem komputer. Contoh Kasus: Probing atau Portscanning; yaitu semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan, port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya.

Cyber Crime yang terkait dengan internet diantaranya :

a. Unauthorized acces to computer system and service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki / menyusup kedalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan yang di masuki
b. Ilegal Content
Kejahatan dengan memasukkan data atau informasi keinternet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
Contoh : Pornografi, penyebaran berita yang tidak benar.

c. Data Forgery
Kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet.

d. Cyber Espionage
Kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan memata-matai terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran.

e. Cyber sabotage and extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
f. Offense Against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di internet.

g. Infrengments of Privacy
Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal sangat pribadi dan rahasia.

5. Cyber Crime Di Indonesia
a. Pencurian Account User Internet
Merupakan salah satu dari kategori Identity Theft and Fraud (pencurian identitas dan penipuan), hal ini dapat terjadi karena pemilik user kurang aware terhadap keamanan di dunia maya, dengan membuat user dan password yang identik atau gampang ditebak memudahkan para pelaku kejahatan dunia maya ini melakukan aksinya.

b. Deface (Membajak situs web)
Metode kejahatan deface adalah mengubah tampilan website menjadi sesuai keinginan pelaku kejahatan. Bisa menampilkan tulisan-tulisan provokative atau gambar-gambar lucu. Merupakan salah satu jenis kejahatan dunia maya yang paling favorit karena hasil kejahatan dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat.

c. Probing dan Port Scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan “port scanning” atau “probing” untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya.

d. Virus dan Trojan
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Trojan adalah sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan.

e. Denial of Service (DoS) attack
Denial of Service (DoS) attack adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Baca SelengkapnyaCyber Crime

Cyber Law

Cyber Law ??
What is that ??

So, Let's talk about it.


Cyber law adalah hukum yang berkaitan dengan dunia cyber. Maksud dari dunia cyber di sini yaitu : dunia maya, dunia yang tidak terikat ruang dan waktu. Kegiatan yang terjadi d dalamnya biasanya berupa kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik.

A.      Ruang Lingkup Cyberlaw

Menurut Jonathan Rosenoer dalam Cyber Law – The Law Of Internet, menyebutkan ruang lingkup cyber law antara lain :
1.       Hak Cipta (Copy Right)
2.       Hak Merk (Trademark)
3.       Pencemaran Nama Baik (Defamation)
4.       Hate Speech
5.       Hacking, Viruses, Illegal Access
6.       Regulation Internet Resource
7.       Privacy
8.       Duty Care
9.       Criminal Liability
10.   Procedural Issues (Jurisdiction, Investigation, Evidence, etc)
11.   Electronic Contract
12.   Pornography
13.   Robbery
14.   Consumer Protection E-Commerce, E- Government

B.      Topic CyberLaw

Secara garis besar ada lima topic dari Cyberlaw di setiap negara yaitu:
1.       Information Security, menyangkut masalah keotentikan pengirim atau penerima dan integritas dari pesan yang mengalir melalui internet. Dalam hal ini diatur masalah kerahasiaan dan keabsahan tanda tangan elektronik.
2.       On-line Transaction, meliputi penawaran, jual-beli, pembayaran sampai pengiriman barang melalui internet.
3.       Right in Electronic Information, soal hak cipta dan hak-hak yang muncul bagi pengguna maupun penyedia content.
4.       Regulation Information Content, sejauh mana perangkat hukum mengatur content yang dialirkan melalui internet.
5.       Regulation On-Line Contact, tata karma dalam berkomunikasi dan berbisnis melalui internet termasuk perpajakan, retriksi eksport-import, kriminalitas dan yurisdiksi hukum.

C. Asas-Asas Cyber Law
Dalam kaitannya dengan penentuan hukum yang berlaku dikenal beberapa asas yang biasa digunakan, yaitu :
1.       Subjective Territoriality, yang menekankan bahwa keberlakuan hukum ditentukan berdasarkan tempat perbuatan dilakukan dan penyelesaian tindak pidananya dilakukan di negara lain.
2.       Objective Territoriality, yang menyatakan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dimana akibat utama perbuatan itu terjadi dan memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yang bersangkutan.
3.       Nationality yang menentukan bahwa negara mempunyai jurisdiksi untuk menentukan hukum berdasarkan kewarganegaraan pelaku.
4.       Passive Nationality yang menekankan jurisdiksi berdasarkan kewarganegaraan korban.
5.       Protective Principle yang menyatakan berlakunya hukum didasarkan atas keinginan negara untuk melindungi kepentingan negara dari kejahatan yang dilakukan di luar wilayahnya, yang umumnya digunakan apabila korban adalah negara atau pemerintah,
6.       Universality. Asas ini selayaknya memperoleh perhatian khusus terkait dengan penanganan hukum kasus-kasus cyber. Asas ini disebut juga sebagai “universal interest jurisdiction”. Pada mulanya asas ini menentukan bahwa setiap negara berhak untuk menangkap dan menghukum para pelaku pembajakan. Asas ini kemudian diperluas sehingga mencakup pula kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity), misalnya penyiksaan, genosida, pembajakan udara dan lain-lain.

C.      Tujuan Cyber Law


Cyberlaw sangat dibutuhkan, kaitannya dengan upaya pencegahan tindak pidana, ataupun penanganan tindak pidana. Cyber law akan menjadi dasar hukum dalam proses penegakan hukum terhadap kejahatan-kejahatan dengan sarana elektronik dan komputer, termasuk kejahatan pencucian uang dan kejahatan terorisme.

Baca SelengkapnyaCyber Law

Delphi Part 3

Hallo brothers and sisters,

Kali ini Mr. Didik akan menambah posting tentang Delphi...
Langsung saja ini dia :

Pertama design dulu tampilannya sbb :

Habis itu, masukan list pilihan dari combo box :
Selanjutnya, untuk membuat prosedur yang public, cari kode :
 public 
  { Public declarations }

lalu masukan kode berikut di bawah kode public:
 procedure bersih();
 procedure aktif();
 procedure nonaktif();

Then, ini dia coding-nya :

procedure tform6.bersih();
begin
  edit1.Clear;
  edit2.Clear;
  edit3.Clear;
  edit4.Clear;
  edit5.Clear;
  edit6.Clear;
  edit7.Clear;
  edit8.Clear;
  combobox1.Text:='Pilih Kode';
  radiobutton1.Checked:=false;
  radiobutton2.Checked:=false;

end;

procedure tform6.nonaktif();
begin
  edit1.Enabled:=false;
  edit2.Enabled:=false;
  edit3.Enabled:=false;
  edit4.Enabled:=false;
  edit5.Enabled:=false;
  edit6.Enabled:=false;
  edit7.Enabled:=false;
  edit8.Enabled:=false;
  combobox1.Enabled:=false;
  radiobutton1.Enabled:=false;
  radiobutton2.Enabled:=false;
  button1.Enabled:=false;

end;

procedure tform6.aktif();
begin
  edit1.Enabled:=true;
  edit2.Enabled:=true;
  edit3.Enabled:=true;
  edit4.Enabled:=true;
  edit5.Enabled:=true;
  edit6.Enabled:=true;
  edit7.Enabled:=true;
  edit8.Enabled:=true;
  combobox1.Enabled:=true;
  radiobutton1.Enabled:=true;
  radiobutton2.Enabled:=true;
  button1.Enabled:=true;
  
end;


procedure TForm6.Timer1Timer(Sender: TObject);
begin
  label1.Caption:=datetostr(date());
  label2.Caption:=timetostr(time());

end;


procedure TForm6.FormActivate(Sender: TObject);
begin
  bersih();
  nonaktif();
  button2.SetFocus

end;

procedure TForm6.Button2Click(Sender: TObject);
begin
  aktif();
  bersih();
  combobox1.SetFocus;
end;

procedure TForm6.ComboBox1Click(Sender: TObject);
begin
  if combobox1.Text='SMS01' then
    begin
      edit1.Text:='Samsung Televisi';
      edit2.Text:='2000000';
  end else
  if combobox1.Text='LG01' then
    begin
      edit1.Text:='LG Televisi';
      edit2.Text:='2500000';
  end else
  begin
      edit1.Text:='Toshiba Televisi';
      edit2.Text:='3000000';
  end;

end;

procedure TForm6.RadioButton1Click(Sender: TObject);
var a,b : real;
begin
  if radiobutton1.Checked=true then
    begin
      a:=strtofloat(edit2.Text);
      b:=a*0.5;
      edit3.Text:=floattostr(b);
  end else
    begin
      a:=strtofloat(edit2.Text);
      b:=a*0.1;
      edit3.Text:=floattostr(b);
  end;
  edit4.SetFocus;
end;

procedure TForm6.RadioButton2Click(Sender: TObject);
var a,b : real;
begin
  if radiobutton2.Checked=true then
    begin
      a:=strtofloat(edit2.Text);
      b:=a*0.1;
      edit3.Text:=floattostr(b);
  end else
    begin
      a:=strtofloat(edit2.Text);
      b:=a*0.5;
      edit3.Text:=floattostr(b);
  end;
  edit4.SetFocus;
end;



procedure TForm6.Edit4KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
var a,b,c,d : real;
begin
  if Key=chr(13) then
    begin
      a:=strtofloat(edit2.Text);
      b:=strtofloat(edit3.Text);
      c:=strtofloat(edit4.Text);
      d:=(a-b)*c;
      edit5.Text:=floattostr(d);
      button1.SetFocus;
    end;
end;

procedure TForm6.Edit7KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
var a,b,c : real;
begin
  if Key=chr(13) then
    begin
      a:=strtofloat(edit6.Text);
      b:=strtofloat(edit7.Text);
      c:=b-a;
        if c<0 then
          begin
            application.MessageBox('Uang Bayar kurang!','Warning',MB_OK);
            edit7.Clear;
            edit7.SetFocus;
    end else
      begin
        edit8.Text:=floattostr(c);
        showmessagefmt('Terima kasih. Kembalian Anda Rp %f',[c]);
        nonaktif();
        button2.SetFocus;
      end;
    end;
end;

procedure TForm6.Button1Click(Sender: TObject);
var a : real;
begin
  a:=strtofloat(edit5.Text);
  edit6.Text:=floattostr(a);
  edit7.SetFocus;
end;

procedure TForm6.Button3Click(Sender: TObject);
begin
if (application.MessageBox('Close Window?','Exit',MB_YESNO)=IDYES) then
close;
end;

Apabila kode yang di masukan benar, berarti hasil running program adalah sebagai berikut:



OK, sekian dulu!
Semoga bermanfaat.
Correct Me If I Wrong!

Thx





Baca SelengkapnyaDelphi Part 3

Delphi Part 2 - Branching

Hallo World!

Kali ini Mr. Didik   akan membagikan sedikit pelajaran Delphi 7 yaitu Branching atau percabangan. Di Delphi ada 2 deklarasinya yaitu dengan IF dan yang satunya dengan CASE.  Karena if lebih luas penggunaannya, maka ini dia contoh listing program dan screen shootnya. Cekidot!

Yang pertama ini adalah desainnya :

Terus klik ComboBox1 lalu pada object properties, pilih Items lalu double klik. Isikan seperti gambar di bawah ini.

Lalu tinggal masukan codingnya dech, seperti ini :

procedure TForm5.ComboBox1Click(Sender: TObject);
begin
if ComboBox1.Text='DRD01' then
begin
edit1.Text:='dr Oka';
edit2.Text:='Penyakit Dalam';
edit3.Text:='2000000';
end else
if ComboBox1.Text='DRJ02' then
begin
edit1.Text:='dr Yondra';
edit2.Text:='Gangguan Jiwa';
edit3.Text:='1500000';
end else
begin
edit1.Text:='dr Wulan';
edit2.Text:='Mata';
edit3.Text:='1000000';
end;
end;

procedure TForm5.Button1Click(Sender: TObject);
var
a,b,c :real;
begin
a:=strtofloat(edit3.Text);
b:=strtofloat(edit7.Text);
c:=a+b;
edit4.Text:=floattostr(c);
end;


procedure TForm5.Button3Click(Sender: TObject);
begin
if (application.MessageBox('Reload Data ?','Reload',MB_YESNO)=IDYES) then
edit1.Text:='';
edit2.Text:='';
edit3.Text:='0';
edit4.Text:='0';
edit5.Text:='';
edit6.Text:='';
edit7.Text:='0';
edit8.Text:='0';
edit9.Text:='0';
combobox1.Text:='Kode Dokter';
edit1.SetFocus;

end;

procedure TForm5.Button2Click(Sender: TObject);
begin
if (application.MessageBox('Close Window?','Exit',MB_YESNO)=IDYES) then
close;
end;


procedure TForm5.Edit5KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if key=chr(13) then
if Edit5.Text='B001' then
begin
Edit6.Text:='Paracetamol';
Edit7.Text:='10000';
end else
if Edit5.Text='B002' then
begin
Edit6.Text:='Paratusin';
Edit7.Text:='12000';
end else
if Edit5.Text='B003' then
begin
Edit6.Text:='Amoxilin';
Edit7.Text:='15000';
end else
begin
Edit6.Text:='Tidak Diketahui';
Edit7.Text:='0';
end;

end;

procedure TForm5.Edit8KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
var
a,b,c : real;
begin
if key=chr(13) then
a:=strtofloat(edit4.Text);
b:=strtofloat(edit8.Text);
c:=b-a;
edit9.Text:=floattostr(c);

end;

Jika sudah selesai dan di run maka hasilnya adalah :



Ok, sekian dulu dan terima kasih!



Baca SelengkapnyaDelphi Part 2 - Branching

Delphi 7 Part 1

Hai guys ...

Sekedar sharing aja ...
Di sini coding dari Borland Delphi untuk menampilkan tanggal dan jam, yaitu mengubah Caption dari labelnya.
Ini dia :

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);
begin
label1.Caption:=datetostr(date());
label2.Caption:=timetostr(time());

end;

kalau untuk membuat tombol tampil dan tombol keluar dengan logika yang sama :

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
label4.Caption:='100010112';
label6.Caption:='DIDIK';
label8.Caption:='Laki-Laki';
label10.Caption:='Jakarta';
label12.Caption:='Menulis';
end;

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;

sekian,
semoga bermanfaat.
Baca SelengkapnyaDelphi 7 Part 1

Ini juga contoh array, function,

#include <iostream>
#include <conio>

int subtot(int jml_beli,int hrga);
int dskn(int totl,int prosen);
int totbay(int tot,int diskn);
int kmbl(int byr,int ttl);

void garis(int jml){
int y;
   for(y=1;y<=jml;y++){
   cout<<"=";
}
   cout<<endl;
}

main(){
char *banner;
banner="SHOES and BAG";
char nama[30][30],yn;
int x,jumlah_item,jumlah_beli[30],harga[30],subtotal[30];
int persen,total,diskon,dibayar;

awal:
clrscr();

cout<<"Masukan jumlah item : ";
cin>>jumlah_item;
cout<<"Masukan Nama Barang yang akan dibeli :"<<endl<<endl
      <<"sandal/sepatu/tas"<<endl<<endl;
for(x=1;x<=jumlah_item;x++){
    cout<<endl<<"Nama Barang : ";
      cin>>nama[x];

      if(strcmp(nama[x],"sandal")==0){
          harga[x]=15000;
         }else{
          if(strcmp(nama[x],"sepatu")==0){
            harga[x]=50000;
            }else{
            if(strcmp(nama[x],"tas")==0){
                harga[x]=30000;
               }else{
                harga[x]=0;
               }
            }
         }
      cout<<"Harga/unit : "<<harga[x]<<endl;
      cout<<"Jumlah Beli : ";
      cin>>jumlah_beli[x];
      subtotal[x]=subtot(jumlah_beli[x],harga[x]);

    total+=subtotal[x];
   }

    if(total>=80000&&total<100000){
      persen=5;
      }else{
      if(total>=100000&&total<150000){
          persen=10;
         }else{
          if(total>=150000&&total<180000){
               persen=5;
            }else{
            if(total<80000){
                persen=0;
               }else{
                persen=20;
               }
            }
         }
      }

   diskon=dskn(total,persen);


clrscr();

cout<<"Toko "<<&banner<<endl<<endl;
   cout<<"No"<<ends;
   gotoxy(5,wherey());
   cout<<"Item"<<ends;
   gotoxy(15,wherey());
   cout<<"Jumbel"<<ends;
   gotoxy(25,wherey());
   cout<<"Harga"<<ends;
   gotoxy(35,wherey());
   cout<<"Total"<<endl<<endl;

garis(50);

   for(x=1;x<=jumlah_item;x++){
    cout<<x<<ends;
    gotoxy(5,wherey());
  cout<<nama[x]<<ends;
    gotoxy(15,wherey());
  cout<<jumlah_beli[x]<<ends;
  gotoxy(25,wherey());
  cout<<harga[x]<<ends;
  gotoxy(35,wherey());
  cout<<subtotal[x]<<endl;
   }
   gotoxy(35,wherey());
garis(10);
   gotoxy(35,wherey());
cout<<total<<endl<<endl<<endl;

   cout<<"Total Harga : "<<total<<endl;
   cout<<"Diskon : "<<persen<<"%"<<endl;
   cout<<"Diskon : "<<diskon<<endl;

   total=totbay(total,diskon);
   cout<<"Total Bayar : "<<total<<endl;
   cout<<"Dibayar : ";
   cin>>dibayar;
   cout<<"Kembali : "<<kmbl(dibayar,total)<<endl<<endl;

   cout<<"Input Lagi[Y/N] : ";
   cin>>yn;

   if(yn=='Y'||yn=='y'){
      goto awal;
   }else{
    cout<<"TERIMA KASIH"<<endl;
   }



getch();
}

int subtot(int jml_beli,int hrga){
return jml_beli*hrga;
}

int dskn(int totl,int prosen){
return totl*prosen/100;
}

int totbay(int tot,int diskn){
return tot-diskn;
}
int kmbl(int byr,int ttl){
return byr-ttl;
}

Baca SelengkapnyaIni juga contoh array, function,

contoh array function


#include <iostream>
#include <conio>

char gol[30],status[30];
int i,j=1,jml_anak[30],tot_gaji[30],gajipokok[30],gaji_bersih[30];

void jml()
{cout<<"masukan jml data=";cin>>i;}

void datake()
{cout<<endl<<"Data karyawan ke "<<j<<endl;}

void input()
{cout<<"masukan golongan (A/B/C)=";cin>>gol[j];
{cout<<"masukan status (M/T)=";cin>>status[j];
{cout<<"masukan jumlah anak=";cin>>jml_anak[j];}}}

int gp(char gol)
{if(gol=='A')return(4000);
else if(gol=='B')return(3000);
else if(gol=='C')return(2000);
}

int tk(char status)
{if(status=='M')return(5000);
else return(0);}

int ta(int jml_anak,int gajipokok)
{if(jml_anak<=3)return(0.1*jml_anak*gajipokok);
else if(jml_anak>3)return(0.1*3*gajipokok);}

int pajak(int tot_gaji)
{return(tot_gaji*0.1);}

main(){

jml();

while(j<=i){

datake();
input();
clrscr();
gajipokok[j]=gp(gol[j]);
tot_gaji[j]=gp(gol[j])+tk(status[j])+ta(jml_anak[j],gajipokok[j]);
gaji_bersih[j]=tot_gaji[j]-pajak(tot_gaji[j]);

j++;
}

j=1;
while(j<=i){

datake();
cout<<"total gaji kotor= "<<tot_gaji[j]<<endl
<<"gaji bersih stlh pjk= "<<gaji_bersih[j]<<endl;
j++;
}

getch();
}


Baca Selengkapnyacontoh array function

Array sederhana (2)

Jumpa Lagi SOB!

Contoh array yang lebih rumit nie,,
Coba dech!!

#include <conio>
#include <iostream>

main(){
char nama[37][20];
int jumlah,x,nilai[37];
int rata=0;

cout<<"Jumlah Mahasiswa : ";
cin>>jumlah;

for(x=1;x<=jumlah;x++){
cout<<endl<<"Mahasiswa ke-"<<x<<endl<<endl;
cout<<"Nama : ";
cin>>nama[x];
cout<<"Nilai : ";
cin>>nilai[x];
rata+=nilai[x];
}

cout<<endl<<"NAMA";
gotoxy(20,wherey());
cout<<"NILAI"<<endl;
cout<<"=========================="<<endl;
for(x=1;x<=jumlah;x++){
cout<<nama[x];
gotoxy(20,wherey());
cout<<nilai[x]<<endl;
}

rata=rata/(x-1);

cout<<"Rata2 = ";
gotoxy(20,wherey());
cout<<rata<<endl;


getch();
}

Hasilnya: 



Baca SelengkapnyaArray sederhana (2)

Contoh array sederhana (1)

Nie dia contoh coding untuk array !
Silakan coba!

#include <conio>
#include <iostream>

main(){

int a;
int jumlah;
int nilai[32];

cout<<"Jumlah Nilai : ";
cin>>jumlah;

cout<<endl;

for(a=1;a<=jumlah;a++){
cout<<"Masukan Nilai Ke-"<<a<<": ";
cin>>nilai[a];
}

cout<<endl<<endl;

for(a=1;a<=jumlah;a++){
cout<<"Hasil input nilai ke-"<<a<<": "<<nilai[a]<<endl;
}

getch();
}


Hasilnya:




Baca SelengkapnyaContoh array sederhana (1)

Array



ARRAY adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.
Variabel array dalam Borland C++, dapat digolongkan menjadi dua buah dimensi:
• Array Berdimensi Satu.
• Array Berdimensi Dua


Baca SelengkapnyaArray

Latihan part 3

#include
#include
#include

main()
{
char nama[23];
int no_id;
char kls_kmr;
char yn;
int harga;
int jml;
int total;
int diskon;
float total_diskon;
int total_byr;
int dbyr;
int kembali;

cout<<"SELAMAT DATANG"<
cout<<"DI PROGRAM"<
cout<<"ROOM RESERVATION"<
cout<<"HOTEL ABCXYZ"<<
cout<<"================================================"<<endl<

cout<<"FORMULIR DATA DIRI (IDENTITY FORM)"<
cout<<"================================================"<<endl;
cout<<"Masukan Nama : ";
cin>>nama;
cout<<"Masukan Nomor Identitas : ";
cin>>no_id;
cout<<"Pilih Kelas Kamar (A/B/C) : ";
cin>>kls_kmr;
cout<<"================================================"<<endl;

if (kls_kmr=='A' || kls_kmr=='a')
harga=2000000;
   else
    if (kls_kmr=='B'||kls_kmr=='b')
harga=1000000;
      else
harga=750000;

cout<<"================================================"<<endl;
cout<<"DATA DIRI ANDA"<<
cout<<"Nama   : "<<
cout<<"No Identitas : "<<
cout<<"Kelas Kamar : "<<<
cout<<"Apakah Data Yang Anda Masukan Benar [Y/N]: ";
cin>>yn;
cout<<"================================================"<<endl;

clrscr();

if (yn=='Y'||yn=='y'){
   cout<<"====================================="<
   cout<<"FORMULIR RESERVASI (RESERVATION FORM)"<
   cout<<"====================================="<<
   cout<<"====================================="<
   cout<<"Nama   : "<<
cout<<"No Identitas : "<<
   cout<<"Kelas Kamar : "<<
   cout<<"Harga/Malam : "<<
   cout<<"Jumlah Malam Menginap : ";
   cin>>jml;
   cout<<"====================================="<

   total = jml * harga;
   cout<<"TOTAL : "<<<

    if (total>2500000&&total<=5000000)
      diskon=10;
      else
      if (total>5000000&&total<=10000000)
         diskon=15;
         else
          if (total>10000000)
            diskon=20;
            else
            diskon=0;
      cout<<"Diskon : "<<<"%"<

      total_diskon = total*diskon/100;

      total_byr = total-total_diskon;

      cout<<"Total Bayar : "<<
      cout<<"Dibayar : ";
      cin>>dbyr;

      cout<<"====================================="<

      kembali = dbyr - total_byr;
      cout<<"Kembali : "<<<

      cout<<"Terima Kasih Atas Kepercayaan Anda"<
      cout<<"====================================="<
}else{
   cout<<"=========================="<
cout<<"Sistem Error!!!"<
   cout<<"Silakan Ulangi Lagi!!!"<
cout<<"=========================="<

   }

getch();



}
Baca SelengkapnyaLatihan part 3

Latihan Borland C++ part 2

soal:

Buatlah program untuk menghitung nilai akhir seorang siswa dari kursus
yang diikutinya. Dengan ketentuan sebagai berikut :
Nama Siswa, Nilai Keaktifan, Nilai Tugas dan Nilai Ujian diinput.
Proses yang dilakukan untuk mendapatkan nilai murni dari masing-masing
nilai, adalah
Nilai Murni Keaktifan = Nilai Keaktifaan dikalikan dengan 20%.
Nilai Murni Tugas = Nilai Tugas dikalikan dengan 30%
Nilai Murni Ujian = Nilai Ujian dikalikan dengan 50%
Nilai Akhir adalah Nilai Murni Keaktifan + Nilai Murni Tugas + Nilai
Murni Ujian
Tampilan yang diinginkan sebagai berikut :
Layar Masukkan
PROGRAM HITUNG NILAI AKHIR
Nama Siswa :
Nilai Keaktifan :
Nilai Tugas :
Nilai Ujian :
Layar Keluaran
Siswa yang bernama ……
Dengan Nilai Persentasi Yang dihasilkan.
Nilai Keaktifan * 20% : ……
Nilai Tugas * 30% : ……
Nilai Ujian * 50% : ……
Jadi Siswa yang bernama …… memperoleh nilai akhir sebesar …..

jawaban:



#include
#include
#include
#include


main()
{
char nama[23];
float nilai_keaktifan;
float nilai_tugas;
float nilai_ujian;
float nilai_murni_keaktifan;
float nilai_murni_tugas;
float nilai_murni_ujian;
float nilai_akhir;

cout<<"Nama Siswa  : ";
cin>>nama;
cout<<"Nilai Keaktifan : ";
cin>>nilai_keaktifan;
cout<<"Nilai Tugas : ";
cin>>nilai_tugas;
cout<<"Nilai Ujian  : ";
cin>>nilai_ujian;
clrscr();

nilai_murni_keaktifan = nilai_keaktifan*0.2;
nilai_murni_tugas = nilai_tugas*0.3;
nilai_murni_ujian = nilai_ujian*0.5;
nilai_akhir = nilai_murni_keaktifan + nilai_murni_tugas + nilai_murni_ujian;


cout<<"Siswa yang bernama "<
cout<<"Dengan Nilai Persentasi Yang dihasilkan."<
cout<<"Nilai Keaktifan *20% :"<endl;

cout<<"Nilai Tugas *30% :"<
cout<<"Nilai Ujian *50% :"<endl;


cout<<"Jadi, siswa yang bernama "<
cout<<"memperoleh nilai akhir "<
getch();
}
Baca SelengkapnyaLatihan Borland C++ part 2